Minggu, 19 Mei 2013



Analisis Pengertian Daging Sapi
Jl. Julaeni (0265) 2734141 Kecamatan Langen Sari Kota Banjar 46341
Email : smkn3banjar@yahoo.co.id
Di Susun Oleh :
1. Mustolih

SMK NEGERI 3 BANJAR
KElAS X TPHP 2
TAHUN AJARAN 2012/2013
SEMESTER 2




KATA PENGANTAR

     Puji syukur kita ucapkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia jualah, akhirnya telah dapat diselesaikan MAKALAH ini dengan judul “Pengawetan Telur Menggunakan Minyak kelapa”.
Pada kesempatan ini disampaikan rasa terima kasih kepada bapak KAPRI  SUDRAJAT yang telah banyak memberi bimbingan dan dorongan selama ini. Terima kasih juga kepada :
1.      Orang tua kami yang telah memberikan modal kepada kami untuk membuat MAKALAH ini.

2.      ALLAH SWT. Yang telah memberikan kami waktu untuk membuat MAKALAH ini.

3.      Semua pihak yang telah membantu mensukseskan  penyusunan MAKALAH ini.

Semoga hasil-hasil yang dituang dalam MAKALAH ini ada manfaatnya bagi ilmu pengetahuan.













i
Daftar isi____________________________________________
Kata pengantar……………………………………………………………………………………..i
Daftar isi…………………………………………………………………………..………………ii
Bab 1 Pendahuluan ………………………………………………………………………………iii
Latar belakang……………………………………………………………………………………iii
Rumusan masalah…………………………………………………….…………………………..iii
Tujuan penulisan…………………………………………………………………………………iii
Manfaat penulisan………………………………………………………………………………..iii
Bab 2 Tinjauan pustaka…………………………………………………………………………..1
Pengertian daging………………………………………………………………………………...1
Menentukan kualitas daging ……………………………………………………………………..1
Mengetahui cara penyimpanan daging yang baik ……………………………………………….1
Menjelaskan pengolahan daging beku dengan benar……………………………………………,,1
Bab 3 pembahasan……………………………………………………………………….………..2
Ciri-ciri daging sapi segar………………………………………………………………..………..2
Ciri-ciri daging sapi glonggongan/busuk…………………………………………………..……...3
Bagian daging dan penggunaannya…………………………………………………………......4-5
Mendiskripsikan kandungan gizi pada daging sapi ………………………………………………5
Bab 4 penutup…………………………………….……………………………………………….6
Kesimpulan………………………………………….…………………………………………….6
Saran……………………………………………….…………………………………………,,….6
Daftar pustaka……………………………………………………………………………………………………………………………7

ii
BAB 1 PENDAHULUAN
Latar Belakang
Daging merupakan salah satu bahan makanan asal ternak yang kaya akan protein, zat besi dan beberapa vitamin penting terutama vitamin B. Selain nilai gizinya, masyarakat menilai daging tersebut dari sifat-sifatnya seperti keempukan, rasa, aroma, warna dan sari minyaknya. Daging dipasarkan dalam bentuk potongan-potongan tanpa tulang, baik daging segar maupun daging beku, sehingga ada jenis daging has, iasic lamur, gandik dan sebagainya. Pembagian potongan daging tersebut mengikuti aturan tertentu dan masing-masing potongan mempunyai ias khas dan kwalitas tersendiri dalam pengolahan.
Rumusan Masalah
Apa pengertian daging ?
Bagaimana cara menentukan kualitas daging ?
Bagaimana cara penyimpanan daging yang baik?
Bagaimana metode pengolahan daging beku dengan benar?
Tujuan Penulisan
Tujuan di tulisnya makalah ini ialah supaya masyarakat bias memilih kualitas daging yang bagus dan bias membedakan antara daging glonggongan dengan daging segar.
Manfaat Hasil Penulisan
Hasil penulisan ini diharapkan bermanfaat bagi penulis dan semua kalangan agar dapat mengetahui daging sapi secara lebih luas.



Iii


BAB II 
TINJAUAN PUSTAKA 
Pengertian daging
Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya.
Menentukan kualitas daging
Daging yang dapat dikonsumsi adalah daging yang berasal dari hewan yang sehat. Saat penyembelihan dan pemasaran berada dalam pengawasan petugas rumah potong hewan serta terbebas dari pencemaran mikroorganisme. Secara fisik, iasic atau ias-ciri daging yang baik adalah berwarna merah segar, berbau aromatis, memiliki konsistensi yang kenyal dan bila ditekan tidak terlalu banyak mengeluarkan cairan.
Mengetahui cara penyimpanan daging yang baik
Sebelum dimasukkan ke dalam lemari es, bungkus rapat daging dengan iasic kedap udara.
Simpan dalam freezer dengan suhu idealnya (-18 OC).
Simpan dengan rapi, tidak tertumpuk, dan tidak terlalu banyak.
Jika daging beku tersebut akan diolah atau dimasak, biarkan daging mencair di bagian tengah lemari es (bukan freezer) dengan suhu menjadi (-1 sampai -4 OC). Jadi, sehari sebelumnya turunkan daging yang beku ke tempat yang tidak terlalu dingin, agar mencairnya tidak tiba-tiba. Sebab perubahan suhu yang terlalu cepat ini dapat membuat zat gizi dalam daging hilang.
Menjelaskan metode pengolahan daging beku dengan benar
 Proses thawing (mencairkan daging beku). Thawing yang paling disarankan adalam menurunkannya dari freezer ke chiller beberapa jam sebelum daging akan dimasak. Proses thawing berguna untuk membantu proses pemasakan daging agar berjalan sempurna. Maksudnya, jika daging beku langsung dimasak, maka saat dimasak, ias jadi bagian terdalam daging belum matang sempurna (terutama jika proses pemasakannya berlangsung singkat).



1
BAB 3
PEMBAHASAN
Mengetahui cara membedakan daging sapi segar dengan daging sapi busuk
Daging sapi segar memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 
1)      Dagingnya berwarna merah terang dan lemaknya berwarna kekuningan.
2)      Tekstur dagingnya kenyal.
3)      Biasanya, daging sapi asli dijual dengan cara digantung.
4)      Ada cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar.
5)      Daging berwarna alamiah, yaitu merah sedikit kekuningan.
6)      Berbau khas daging sapi.
7)       Terlihat kenyal dan padat.
8)      Daging berserat halus dan sedikit berlemak.
9)      Lemak berwarna kekuningan.
Contoh daging sapi segar 
2
Daging sapi busuk/glonggongan memiliki cirri-ciri sebagai berikut : 
1)      Apapun jenis dagingnya, jika baunya sudah tengik atau tidak menyenangkan, maka daging tidak layak konsumsi.
2)      Daging busuk memiliki tekstur licin, yang menjadi tanda bahwa bakteri telah berkembang biak pada permukaannya.
3)    warna kebiruan, lemak sudah lembek, berlendir, dihinggapi lalat, dan tempat penjualannya kotor.

contoh daging busuk/glonggongan









3
Bagian daging dan penggunaannya
1.      Daging Punuk atau lebih dikenal dengan nama blade adalah daging sapi bagian atas yang menyambung dari bagian daging paha depan terus sampai ke bagian punuk sapi. Pada bagian tengahnya terdapat serat-serat kasar yang mengarah ke bagian bawah.
2.      Lamosir atau lamusir atau dikenal juga dengan nama cube roll adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian belakang sapi di sekitar has dalam, has luar dan tanjung. Potongan daging ini diambil dari bagian punggung, dipotong dari rusuk keempat sampai rusuk keduabelas. Lamusir termasuk daging yang lunak karena didalamnya terdapat butir-butir lemak. 
3.      Has Dalam atau fillet atau tenderloin adalah daging sapi dari bagian tengah badan. Sesuai dengan karakteristik daging has, daging ini terdiri dari bagian-bagian otot utama di sekitar bagian tulang belakang, dan kurang lebih di antara bahu dan tulang panggul. Daerah ini adalah bagian yang paling lunak, karena otot-otot di bagian ini jarang dipakai untuk beraktivitas
4.      Has Luar atau lebih dikenal dengan nama Sirloin adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian bawah daging iga, terus sampai ke bagian sisi luar has dalam. Daging ini adalah daging yang paling murah dari semua jenis has, karena otot sapi pada bagian ini masih lumayan keras dibanding bagian has yang lain karena otot-otot di sekitar daging ini paling banyak digunakan untuk bekerja.
5.      Tanjung atau lebih dikenal dengan nama Rump adalah salah satu bagian daging sapi yang berasal dari bagian punggung belakang.
6.      Daging sapi paha depan atau dikenal juga sebagai chuck adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian atas paha depan. Ciri daging ini adalah berbentuk potongan segiempat dengan ketebalan sekitar 2-3 cm, dengan bagian dari tulang pundak masih menempel ke bagian paha sampai ke bagian terluar dari punuk.
7.      Sengkel (diucapkan [sɛŋkəl] bahasa Belanda: Schenkel, bahasa Inggris: Shank / Shin) berasal dari bagian depan atas kaki sapi.
8.      Sandung lamur (Brisket) adalah bagian daging sapi yang berasal dari bagian dada bawah sekitar ketiak. Bagian daging ini termasuk delapan bagian daging sapi yang utama. 
9.      Daging Iga Sapi atau rib adalah bagian daging sapi yang berasal dari daging di sekitar tulang iga atau tulang rusuk. Bagian ini termasuk dari delapan bagian utama daging sapi yang biasa dikonsumsi. Seluruh bagian daging iga ini bisa terdiri dari beberapa iga, mulai dari iga ke 6 sampai dengan iga ke- 12 : untuk potongan daging iga yang akan dikonsumsi bisa terdiri dari 2 sampai dengan 7 tulang iga.
4
10.  Sancan/Samcan (Flank / Plate) adalah bagian daging sapi yang berasal dari otot perut. Bentuknya panjang dan datar, namun kurang lunak. Pada dasarnya bagian daging sapi ini memang lebih keras dibandingkan dengan daging has dan daging iga
11.  Kelapa (Knuckle) adalah bagian daging sapi yang berasal dari paha belakang bagian atas yang berada di antara penutup dan gandik.
12.   Gandik (Silver Side) adalah bagian paha belakang sapi terluar dan paling dasar. Banyak yang sering tertukar dengan menyamakannya dengan Daging Paha Depan atau Shank.
Mendiskripsikan kandungan gizi pada daging sapi
Daging sebagai sumber protein hewani memiliki nilai hayati (biological value) yang tinggi, mengandung 19% protein, 5% lemak, 70% air, 3,5% zat-zat non protein dan 2,5% mineral dan bahan-bahan lainnya. Komposisi daging terdiri atas 75% air, 18% protein, 3,5% lemak dan 3,5% zat-zat non protein yang dapat larut. Secara umum, komposisi kimia daging terdiri atas 70% air, 20% protein, 9% lemak dan 1% abu. Jumlah ini akan berubah bila hewan digemukkan yang akan menurunkan persentase air dan protein serta meningkatkan persentase lemak.
                        
Sumber :http://gratistutorialebook.blogspot.com/




5
BAB 1V
PENUTUP


Kesimpulan
 Daging didefinisikan sebagai semua jaringan hewan dan semua produk hasil pengolahan jaringan-jaringan tersebut yang sesuai untuk dimakan serta tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi yang memakannya
  1. Karkas adalah daging yang belum dipisahkan dari tulang  atau kerangkanya.
 Saran
Meskipun daging bisa bertahan lama di freezer, sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan daging di freezer. Karena, semakin lama daging disimpan, maka gizinya pun akan semakin berkurang.












6
Daftar pustaka
http://gratistutorialebook.blogspot.com/2012/08/ciri-daging-sapi-gelonggongan.html




















7

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar